Friday, September 11, 2026
Home RenunganMenyembuhkan Bukan Melukai – Embun Rohani

Menyembuhkan Bukan Melukai – Embun Rohani

by Fransiskus de Sales
0 comments

*INSPIRASI FIRMAN TUHAN*

_Minggu, 06 September  2026_

*MINGGU BIASA XXIII*

*Hari Minggu Kitab Suci Nasional*

Bacaan I: Yeh. 33 : 7 – 9

Bacaan II: Rom. 13 : 8 – 10

Injil: Mat. 18 : 15 – 20

Oleh Mgr. Inno Ngutra 

*“Sesaat di mana kita berkumpul sebagai saudara dalam keadaan damai, di situlah Yesus hadir untuk memberkati.”*

Ingatlah Firman Tuhan hari ini:_”Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”_ ( ayat 20 )

Hidup bersama selalu meninggalkan dinamika jatuh-bangun, konflik-damai, senang atau bahkan dendam. Dalam keadaan kecewa dan marah, orang lebih suka melukai daripada menyembuhkan, bertengkar daripada berdamai, dan meninggalkan daripada berjuang mempertahankan persatuan dan kebersamaan.

Maka Yesus memberi pesan perdamaian yang menyembuhkan pada hari Minggu ini:

*1) Jadilah Saudara bukan Hakim Bagi Sesama*

– ⁠Berbicaralah dari hati ke hati   sebagai saudara atau teman;

– ⁠Menyembuhkan bukan melukai teman yang sudah terluka;

– ⁠Memulihkan hati bukan bergosip atau menyebarkan fitnah lewat media sosial;

*2) Komunitas Gereja adalah Tempat Penyembuhan*;

– Komunitas Gereja harus menjadi tempat rumah sakit yang menyembuhkan bagi yang sakit, sedih, menderita dan terluka, dan bukan tempat penghakiman;

– ⁠Komunitas gereja harus menjadi tempat pemulihan dan penyembuhan, bukan tempat membuat luka baru di atas luka lama seseorang;

– ⁠Gereja harus menjadi tempat orang mendapatkan kekuatan dan semangat baru, serta penerimaan yang jujur, dan bukan tempat pengasingan;

*3) Kehadiran Yesus untuk memulihkan dan memberkati*:

– Ketika kita memilih hidup damai, bersaudara dan saling mengampuni maka cinta Yesus akan terasa di hati dan di dalam persekutuan;

– ⁠Ketika kita hidup damai maka di sana berkat-berkat Tuhan akan terasakan.

Akhirnya,

Tanyakanlah dirimu: *“Siapakah yang Yesus minta Anda temui saat ini untuk memulihkan hubungan, mempererat cinta dan membangun kembali persaudaraan yang telah retak?”*

Ambillah langkah untuk berdamai dan memulihkan daripada menunggu kehadiran orang lain, karena dalam tindakanmu yang berani, kualitas dirimu memancarkan sinar Ilahi kepada sesamamu. 

_Selamat berhari Minggu untuk para sahabat._

_Salam, doa dan berkatku ( *+* ) untuk semua_. 

( Dari: *Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum* )***

*<Komsos paroki SFS Pada-keuskupan Larantuka>*

You may also like

Leave a Comment

https://katekiskeuskupanamboina.or.id/ https://keuskupanamboina.or.id/ https://kkl.or.id/ https://komsoskeuskupanamboina.or.id/ https://parokilewotobi.or.id/ https://parokisantoyosephbulihaltim.id/ https://rshatikuduslanggur.org/ https://rsottokuyk.org/ https://santoignasiuslanud.or.id/ https://sdxaveriuscambon.sch.id/ https://seminarixaverianum.or.id/ https://sfspada.or.id/ https://slc.sch.id/ https://smakjohannesaertskatlarat.sch.id/ https://sman3sbb.sch.id/ https://smaverambon.sch.id/ https://smpkatolikambon.sch.id/ https://wkriamboina.or.id/ https://yasbin.org/ https://yubileumtmm.or.id/
lapkv
mataqq
bcaqq
situs parlay
bbm88
situs indobet365 indobet365